entah alasan apa yang mampu ku ungkapkan untuk menjelaskan semua ini.
aku tak pernah mengetahui apa yang sebenarnya yang engkau rasakan.
aku tak pernah mampu menerjemahkan situasi yang sedang kita alami.
aku tak dapat membedakan antara lelucon atau serius.
aku tak dapat menafsirkan arti pandanganmu hingga perhatianmu.
seorang wanita membutuhkan sebuah kepastian.
seperti ingin namun tak ingin.
biarkan saja aku mengagumimu di dalam kotak ilusi yang tak nyata.
kau seperti ilusi yang tak dapat ku genggam.
kau seperti tetesan air sulit untukku genggam.
terimakasih tuhan, engkau tlah mempertemukan diriku dengan dirinya.
meski aku tau dia ilusi bagiku.
rindu yang membeku ini mulai sedikit mencair.
ketika dimana aku dan kau bertemu.
di balik mata yang terpejam aku selalu memperhatikanmu.
meski di sela bangku mobil sekalipun aku masih saja mengintip untuk memandangimu.
meski kau tak tahu...
saat itu, ya saat dimana kita bertemu aku tak mau menunjukan bila aku menyimpan
perasaan lebih padamu.
karena aku tak ingin kamu ilfeel atau apapun itu.
saat itu, memandangimu dengan jarak yang sedekat itu saja sudah mampu melunturkan rindu yang beku ini.
ya aku tahu dan harusnya memang aku menyadari, meski kau ada di hadapanku dengan jarak sedekat itu
tetap saja dirimu tak dapat ku genggam, hemm aku menyadari itu.
cinta ini harus bertepuk sebelah tangan, cinta ini tak sempurna karena sekeping hati itu bukan milikku.
aku hanya dapat mengagumi dalam kotak ilusi yang terdalam.
meski aku bermimpi dapat memilikimu sungguh itu adalah sebuah mimpi yang mustahil.
aku? cuma gadis malang yang kesepian yang tak punya apapun selain hati yang tulus.
aku bukanlah sebuah aktor didalam sebuah novel atau film seperti seorang gadis yang mengidam penyakit yang berbahaya dan kesepian menanti sebuah kematian yang akan datang.
aku bukan seperti itu.
namun, aku hanya lah gadis yang kesepian yang membutuhkan sosok seorang ayah. dan aku pun tak mempunyai penyakit yang dapat membunuhku. tapi kesepian ini yang mampu mematikkan aku.
karena kesepian aku tak mampu untuk bertahan hidup. menantikan sosok yang mampu membantuku
bangkit dari situasi yang sungguh menyedihkan ini.
mungkin tuhan menghadirkan engkau agar diriku dapat tertawa kecil dan menghilangkan kesepian ini.
raut wajahmu,tawa dan candamu membuat ku mampu tertawa meski tawa dan candamu itu bukan untukku.
mungkin ini rasanya mengagumi sebuah ilusi yang tak mungkin menjadi nyata.
apa ini terlalu cepat? ya mungkin kau berpikir seperti itu.
ku jelaskan..
aku menyukaimu dan merasa nyaman berada di dekatmu.
perasaan sayang itu hadir saat kedekatan berjalan, namun, tidak sepenuh itu.
perasaan cinta? jujur itu belum hadir.
tapi terimakasih untuk semuanya.
terimakasih kau pernah menyatakan bila kau mempunyai rasa yang sama.
namun aku tak penah tau itu memang benar atau tidak.
tapi karena kata itu aku semakin berharap saat itu.
mungkin ya salahku juga, mengapa bisa-bisanya berharap lebih.
padahal itu belum pasti..
maaf ya, kalo sikap dan tingkahku membuat mu risih.
hemm ku biarkan cinta ini tumbuh dengan sendirinya maka dari itu biarkan pun cinta ini mati dengan sendirinya seiring waktu berjalan dan seiring dunia ini berputar.
aku hanya dapat mengunggapkannya didalam sebuah tulisan.
dan aku tak berharap kau merasakan perasaan yang sama
mengapa aku tak berharap, karena bila aku berharap terlalu lebih
sepertinya memang tak mungkin :")
sudahlah biarkan aku saja yang pendam ini.
meski hatiku berkata "dia jahat ya telah masuk dalam hidupku,tlah membuat ku berharap. lalu dia seperti bersikap ingin tapi tak ingin".
namun, sudahlah ini salah ku ya salahku yang 'TERLALU BERHARAP'
29 desember 2012
adalah pertemuaan ku setelah hampir 2 bulan tak bertemu.-
namun aku pun tak tau apakah hari itu adalah hari terakhir aku bertemu dengan dia atau tidak.
apakah akan ada pertemuan berikutnya atau tidak aku tak mengetahuinya.
namun, bila memang itu adalah hari terakhir aku bertemu dengannya.
percaya perasaan ini akan ku simpan. biarkan waktu yang menghapusmu sendiri.
dan kalau memang benar. berarti kemarin adalah terakhir aku melihat senyum lesung mu yang membentuk di wajahmu.
semoga tuhan selalu menjagamu, meski aku tak mampu meneropong sejauh itu. tapi aku yakin tuhan selalu melindungimu. aku akan selalu mendoakan yang terbaik untuk dirimu.
biarkan ku tutup cerita blog ini dengan setetes airmata yang diam-diam terjatuh di pipiku.
"I WILL ALWAYS LOVE YOU♥♥"
-Masih untuk dirimu di musim penghujan ASFIALKY♥
Tidak ada komentar:
Posting Komentar